Kelinci Gapit, Kota Batu

kelinci-gapit-002Kusuma Agrowisata, salah satunya menyajikan kelinci gapit. Sajian yang ditampilkan dalam even Gelar Makanan Masakan Tradisional Khas Jawa Timur 2004 dan membuahkan hasil: Juara I. Lomba yang digelar Disparta Jatim di Club House Graha Family Estate, Jl. Raya Wisata Menanggal, Surabaya, 25 Juni lalu itu, diikuti banyak perserta. Mereka mewakili daerahnya (kota/kabupaten).

Bukan tidak beralasan Kusuma Agrowisata memilih kelinci sebagai lauk utama, sebab di kota Batu banyak warga yang beternak kelinci. Pemeliharaan hewan ini relatif mudah. Dagingnya berserat halus dan warnanya sedikit pucat, daging kelinci layaknya seperti daging ayam. Kaya protein, glikogen tinggi, kandungan kolesterolnya rendah, nilai gizinya relatif tinggi. Bahkan, berkhasiat menyembuhkan penyakit asthma.

Rendahnya kandungan kolesterol dan natrium, membuat daging kelinci sangat dianjurkan untuk dikonsumsi pasien penyakit jantung, usia lanjut, dan mereka yang bermasalah dengan kelebihan berat badan (obesitas). Daging kelinci juga dapat menyembuhkan radang tenggorokan (esopagus), karena mengandung senyawa kitotefin. Kandungan zat-zat lainnya, seperti asam lemak omega tiga dan omega sembilan, dapat menyembuhkan penyakit asma.

Secara teknis, daging kelinci juga dapat menstabilkan membran sel mastosit, dan merangsang terbentuknya antibody pada tubuh. Satu potong daging kelinci ±28 gram mengandung: kalori 38,624, protein 21,8%, thiamin 2%; ribloflavin 3%, niacin 10%, iron 2%, vitamin B6 34%, phosfor 6%, Mg 1%, Zinc 3%, Copper 2%, dan Asam Pantothenic 2%.

KELINCI GAPIT
Bahan:

  • 500 gr daging kelinci tanpa tulang,
  • 2 lembar daun pisang (pembungkus),
  • 12 potong gapit bambu,
  • 60 ml minyak goreng,
  • dan 24 potong lompong pepaya untuk mengunci.

Bumbu:

  • 2 tangkai serai,
  • 5 lembar daun jeruk,
  • 50 gr bawang putih,
  • 150 gr bawang merah,
  • 20 gr kemiri,
  • 5 gr merica bubuk,
  • 5 gr kunyit,
  • dan 20 gr garam dapur.

Bahan sambal:

  • 10 gram cabe rawit potong tipis-tipis,
  • 60 ml kecap manis,
  • 25 gram  bawang goreng,
  • 3 lembar daun jeruk dipotong-potong
  • 1/4 buah jeruk nipis.

Cara membuat :
1)    Bersihkan daging kelinci, potong tipis melebar.
2)    Tumis bumbu dengan minyak, tambahkan serai dan daun jeruk, haluskan.
3)    Campur dengan bumbu yang telah dihaluskan, rendam ±30 menit.
4)    Gapit/jepit daging berbumbu dengan gapit bambu, kunci ujung-ujungnya dengan lompong pepaya.
5)    Masukkan daging kelinci gapit dalam bungkus daun pisang, kukus/steam ±30 menit, kemudian keluarkan dari bungkus daun pisang, bakar sebentar. Sajikan dengan nasi gulung plus sambal kecap. (Untuk enam porsi).

Artikel di atas dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur : Jatim News, Tabloid Wisata Plus, EDISI 30, 09 -22  Juli 2004, Tahun II.

About Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Gallery | This entry was posted in Batu, Kota, Th. 2004, Wisata Kuliner and tagged . Bookmark the permalink.

One Response to Kelinci Gapit, Kota Batu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s