G-Walk, Surabaya

Malam Mingguan di G-WALK

Malam minggu, tidak ada rencana ke luar kota untuk rekreasi atau pelesir bersama keluarga? Coba ajak keluarga dan kerabat anda berkunjung di salah satu tempat hang out anak-anak muda di Surabaya. G-Walk. 

g-walk 1G-walk berlokasi di dalam sebuah perumahan mewah di wilayah Surabaya Barat, Citraraya. Aralmya, ambil jalan yang menuju Pakuwon City, terus saja sampai Universitas Surabaya (Unesa), tinggal berbelok ke arah Unesa itu sudah masuk perumahan menuju G-Walk.

Begitu sampai di Unesa jangan khawatir, karena terdapat petunjuk arah jalan menuju G-Walk. Begitu memasuki kawasan G-Walk, begitu terasa temaramnya. G-Walk adalah kompleks restaurant dan café yang berjajar sepanjang beberapa puluh meter. Uniknya, ada dua area yang berseberangan. Area pertama adalah deretan cafe dengan suasana syahdu dan menyajikan beragam makanan modern, area kedua lebih banyakmenjajakan makanan tradisional baik yang sudah sedikit dimodifikasi maupun yang masih kental rasa lokalnya. Jika area pertama mempercantik meja-meja dengan keremangan lilin, area tradisional lebih suka menggunakan neon yang terang benderang sebagai penerangan. Area makanan tradisional ini ditempatkan persis di depan pasar modern milik Citraraya. Tapi jangan salah, kafe yang menyajikan makanan tradisional juga banyak diserbu pengunjung lho.

g-walk2G-Walk memang sengaja dibuka sebagai salah satu fasilitas dan mendukung Citraraya sebagai kawasan hunian yang mandiri dan lengkap. G diambil dari kata Gapura. G-Walk hanya buka di malam hari dan telah beroperasi kurang lebih setahun belakangan. Letaknya yang jauh di ujung Barat Surabaya dan masuk ke dalam komplek perumahan memang agak menyulitkan pengunjung. Namun, dengan suasana yang berhasil dibangun, bahkan beberapa festival makanan, musik modern ataupun tradisional yang pernah diadakan di sana, rasanya pantas menjadikan G-Walk salah satu alternatif hang out arek-arek Suroboyo. Ditambah lagi, ada fasilitas Wi-Fi di sana.

Menu makanan yang disajikan sangat bervariasi, seperti sea food, masakan oriental, tradisional mulai dari soto daging, sate ayam, sate kambing, gulai, atau masakan tradisional dengan beberapa modifikasi, serta masakan dengan cita rasa orang bule alias orang eropa. Demikian pula dengan minumannya mulai dari es teh sampai dengan aneka jus. Tapi apapun yang ditawarkan disana, sesuaikan dengan selera serta keinginan anda dan keluarga. Pelayanan yang diberikan oleh pemilik kafe sangat ramah, dan pelayanannya juga cepat. Sehingga bagi anda yang sudah sangat lapar, ya … cocok sekali. Tentu saja pilih makanan yang tidak terlalu lama proses penyajiannnya, seperti soto madura, misalnya.

Sepotong ayam goreng seharga Rp 9.000 dan Nasi putih Rp 2.500 serta segelas Es teh manis Rp 2.500, sudah dapat kita nikrnati dengan rasa lumayan. Sedangkan untuk semangkuk soto ayam dan nasi putih dengan harga Rp 23.000, cukup mahal bukan ..

Salah satu kawan yang sudah pernah ke sana merekomendasikan menu, tahu garing. Rogoh kocek anda Rp 5000,maka tersajilah ± 10 potong tahu crispy. Tapi harga tersebut termasuk terjangkau untuk kelas snack dikawasan G-Walk.

Harga makanan dan minuman yang ada, sesuai dengan lokasinya di perumahan mewah, diatas harga standart biasanya. Untuk rasa ya …..lumayan Bagi kebanyakan pengunjung yang memilih datang ke tempat ini, pilihan makanan dan rasa adalah nomor dua, namun yang lebih bisa dinikmati adalah suasana temaram sambil menikmati hidangan di bawah pohon berhiaskan lampu-lampu bersama kawan-kawan ataupun kerabat serta keluarga, dan tentu saja gengsi dan prestige. Karena di G-Walk menjual gaya hidup, nuansa modern, elite, kelas atas, ala Singapura.

Kawasan yang mempunyai slogan, The Singapore of Surabaya ini, begitu yang selalu dikumandangkan pengelola Citraraya, memang, kawasan ini sangat bersih, hijau, tertata apik, dan rapi. Ciputra, si empunya berada di balik kemegahan Citraraya. Dahulu kawasan ini berupa semak belukar, tandus, sangat buruk pemandangannya dan tak mungkin untuk dijadikan tempat hunian manusia, bahkan menurut masyarakat sekitar, kawasan tersebut merupakan tempat jin buang anak, katanya. Tapi Ciputra berhasil mengubahnya menjadi tempat human mewah dan apik di Surabaya ..

G Walk di Surabaya, serupa Kemang di Jakarta, atau kalau di Bali seperti di Legian Kuta, ataupun Bandung dengan Dagonya. Jadi tidak perlu ke Jakarta, Bali ataupun ke Bandung untuk menikmati suasana kafe nan mewah. Begitu juga dengan patung Merlionnya Singapura, tidak perlu jauh-jauh ke Singapura, cukup ke G-Walk untuk melihat atau berfoto dengan patung singa Merlion.

Malam minggu merupakan saat yang ramai pengunjung, malam semakin larut, semakin banyak pula pengunjung terutama remaja ataupun orang-orang yang ingin menghabiskan malam minggu dengan suasana yang lain.

Alunan lagu dan instrument dari live music, menemani anda menikmati hidangan yang tersaji, semakin nikmat rasanya. Ingin mencari suasana malam minggu seperti di Singapura, datang saja ke G-Walk. – Didi

Prasetya, No. 1, Januari 2009, hlm. 30

About Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Gallery | This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to G-Walk, Surabaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s