Es Degdur, Kabupaten Jombang

Berawal dari Inovasi Pedagang Kreatif Es Degdur Jombang Naik Omzet Saat Puasa

ES DEGDUREs degan atau kelamud (kelapa muda) sudah biasa dan banyak ditemui di mana-mana. Tapi pedagang es di Jombang, sejak sekitar dua tahun terakhir ini meramu es degan dengan campuran buah lain sehingga menjadi minuman khas yang berbeda. NAMANYA es degan-durian atau nama gaulnya disebut es degdur. Konon, rasanya lebih nendang dan bikin stamina pulih. Lebih-lebih dinikmati saat berbuka puasa, atau dinikmati bersama rombongan di terik siang hari.

Penjual es degdur mudah dijumpai. Mereka .biasa mangkal dengan rombong di pinggir jalan utama di depan Stadion Merdeka Jombang. Penjualan es degdur cenderung meningkat saat puasa, dan berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, puncaknya saat lebaran. Sriati, salah satu pedagang es degdur, misalnya, mengungkapkan jika hari- hari biasa hanya menghabiskan sekitar 100 gelas. Pada bulan puasa, dia bsa menghabiskan hingga 150 gelas. “Yah lumayanlah, berkah Ramadan,” kata Sriati. Dengan harga per gelas Rp 5.000, Sriati mengaku bisa mengatongi untung bersih berkisar Rp 100.000 – Rp 200.000 per hari. Padahal hari biasa paling banter Rp 75.000/hari Racikan es degdur sebenarnya cukup simpel. Yakni air kelapa dicampur adonan daging durian, cacahan alpukat, irisan kecil daging kelapa muda, dan susu kental manis.

Campuran aneka bahan tadi memunculkan rasa khas. Selain Sriati, ada belasan penjual es degan-durian. Utamanya di Jalan Gus Dur, depan Stadion Merdeka Jombang. Saat Ramadan, areal depan stadion memang menjadi lokasi pasar Ramadan, yang buka mulai sekitar pukul 15.00 hingga menjelang tarawih. Ada juga yang berjualan di Jalan Wahid Hasyim, dan Jalan KH Hasyim Asyari. Biasanya penjual menjajakan es tersebut dengan gerobak atau kaki lima. Mereka memilih berjualan di tepi jalan karena lebih mu­dah dijangkau pembeli. Warga yang kebetulan melintas dan merasa haus atau perlu berbuka puasa, bisa langsung mampir menghilangkan dahaga sekaligus mencicipi es degan khas kami.

Mereka bisa menikmati di dalam mobil, di atas jok sepeda motor maupun di tikar lesehan kami,” kata Rifai, salah satu pedagang. Siapa ‘pencipta’ es degdur? Orang ter­sebut adalah Mulyadi, salah satu penjual es pinggir jalan. Itu terjadi sekitar dua tahun lalu. Saat itu setiap hari Mulyadi berjualan di pinggir Jalan Gus Dur, yang dulu bernama Merdeka, sebelah barat stadion. Dia mengeluh hasil penjualan es PENGOBAT DAHAGA – Pedagang es degdur para pemakai jalan yang kepanasan. degannya tak begitu laku. Hingga suatu saat, dia sadar harus ada terobosan jika ingin daganganya laris.

Bukan lari ke dukun, Mulyadi malah mencoba bereksperimen dengan men- campur beberapa jenis buah dengan air degan. Hasilnya, terciptalah es degan yang cocok jik^ dicampur dengan alpu­kat dan durian ini. Benar saja, setelah di- aplikasikan, es degan-durian itu banyak diminati masyarakat.

Sejak itu, pedagang lain berbondong- bondong mengikuti jejak Mulyadi. Pen­jual es ini pun semakin banyak, hingga akhirnya terbentuklah paguyuban es degan-durian. Deby Laysia, (15), warga Perumahan Griya Indah adalah salah satu pelanggan es degan durian ini. Cewek Kelas 1 SMK Kesehatan ini mengaku ‘ketagihan’ es degan-durian sejak setahun tahun lain. “Rasanya ‘nendang’. Saat puasa, kurang lengkap kalau berbuka tanpa minum es degdur. Saat lebaran nanti saya berencana mengajak para kerabat dari luar daerah yang datang ke rumah untuk menikmati minuman es degdur,” kata gadis ini.

Menurutnya, selain psanya yang enak dan segar, dirinya juga ikut bangga bisa memamerkan es degan durian yang dini- lainya khas Jombang ini kepada kerabat- nya yang dari luar Jombang. (sutono) Surya, selasa-30-Juli-2013

About Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Gallery | This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to Es Degdur, Kabupaten Jombang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s