Bukit Bowongan, Kabupaten Pacitan

Arsip bawonganPacitan kabupaten sejuta pesona. Tak terhitung jumlah obyek wisata. Tidak hanya saat tiba di lokasi wisata, saat menempuh jalan naik turun dan berkelok-kelok, alam Pacitan sudah menyuguhkan kemolekannya. Setiap hari libur banyak wisatawan asing dan lokal berdatangan menikmati ragam pesona alam Pacitan. Walaupun kotanya kecil dan dikucilkan karena lokasinya yang jauh dan sulit dijangkau, tanah kelahiran Pak Beye ini menyimpan obyek wisata yang belum digarap lebih maksimal.

Desa Wonogondo, Kec. Kebonagung, misalnya, potensi wisatanya belum tersentuh teknologi, tetapi alam desanya sungguh mengagumkan untuk dilihat. Wisata Desa Wonogondo menawan sepanjang 24 jam, karena pada siang hari maupun malamnya keindahan alamnya tak pernah padam. Salah satu keindahan yang dimiliki Wonogondo adalah Bukit Bowongan. Dari atas bukit itu terdapat sebuah area yang cukup luas. Wisatawan  yang sedang berdiri di atas bukt bias melihat Kota Pacitan, keelokan Pantai Teleng Ria. Dari ketinggian bukit itu juga dapat disaksikan daerah perbukitan yang melingkar bagaikan bukit yang menjadi sabuk Kota Pacitan.

Bukit Bowongan terletak pada ketinggian 515 meter dari permukaan laut sehingga udara terasa dingin dan sejuk. Jarak desa dengan kota hanya ditem- puh selama 15 menit sehingga menjadi kekuatan bagi Wonogondo untuk dikem­bangkan menjadi daerah kunjungan wisata yang potensial. Keindahan Bukit Bowongan selain pen­gunjung dapat menikmati keindahan lampu kota di waktu malam, bukit ini juga memi­liki obyek wisata yang menakjubkan. Di wilayah Bukit Bowongan terdapat sebuah goa dengan panjang 75 m lebar 25m.

Uniknya, gua itu seperti trowongan yang menembus tubuh perbuki­tan. Pemandangan stalaktit setalakmit menghiasi dinding-dinding goa, sehingga berjalan di sepanjang terowongn itu menyaksikan lukisan di atas batu yang dipahat secara alamiah. Keindahan lain dari Wonogondo ada­lah Sumber Genthong yang merupa­kan mata air di atas batu. Air di Sumber Genthong ini tidak akan mongering. Itu sebabnya, airnya konon dipercaya bisa membuat awet muda.

Menurut Kades Wonogondo, Indra. “Masih banyak pemandangan pemandangan indah, silahkan datang melihat,” kata Kades Wonogondo. Sayang keindahannya, menurut Indra belum digarap secara baik. Banyak rencana yang dirancang mulai tahun 2008.  Pemkab sampai pemerintah pusat pernah melakukan survey untuk membangun obyek wisata ini, tetapi semua rencana itu sampai kini hilang ditelan bumi.

Bahkan pemerintah desa telah mebuat tahapan tahapan kegiatan dan telah kami ajukan ke Dinas Pariwisata tapi tidak ada tanggapan,” kata Indra Sampai saat ini pemerintah desa bersama warga menarik infestor baik local maupun luar untuk membangun lokasi, Bukit Bowongan. Harapan warga, lokasi ini bisa menjadi andalan pariwisata Pacitan, sehingga mengangkat pereko­nomian masyarakat desa, sekaligus me­nambah PAD”Kami berharap pemerintah daer­ah menjadi fasilitator agar Pemprop dan pemerintah pusat atau investor bisa menjadi penyokong utama untuk mengembangkan obyek wisata desa,” kata kades. Rukmana SE, desanya juga memiliki area motor cros, bahkan desanya juga dinilai tepat untuk mengembangkan sentra tanaman hias.awi.

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Dinukil  Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur : Suara Desa, Edisi 08, Januari-Pebruari 2013

 

About Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Gallery | This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to Bukit Bowongan, Kabupaten Pacitan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s