Mata Air Tiga Rasa, Kabupaten Madiun

Makin Ampuh Sejak Kemunculan Nyai Roro Kidul 

Air sumber ini diyakini mampu menyembuhkan berbagai penyakit, mulai kulit sampai jantung. Tak sedikit yang mengkait-kaitkan sumber air yang miliki tiga rasa ini dengan hal-hai mistis.

Awalnya kelompok Tani Jaya, Desa Lembah, Kecamatan Dolopo, Madiun menggali sumur untuk pengairan lahan pertanian mereka. Namun, penggalian su­mur yang mendapat bantuan proyek sumur dari P2T Pemkab Madiun justru mendapatkan sumber mata air yang memiliki tiga rasa. Bahkan sumber air yang memancar sejak pertengahan Maret itu terus menyedot animo masyarakat untuk datang berkunjung. Saat pengeboran pertama dan kira- kira pada kedalaman 125 meter, pipa ukuran 3 dim tersebut langsung menyemburkan air. Anehnya, semburan air itu demikian kencang menendang ke permukaan tanpa bantuan mesin penyedot yang sudah disiapkan sebelumnya. Akibatnya, mesin tersebut tidak sempat digunakan alias masih baru.

Keanehan lain terjadi, setelah diperiksa, air yang terasa hangat itu ternyata memiliki rasa. Sedikitnya ada tiga rasa yang terdeteksi, manis, asin dan bersoda. Belakangan air dengan rasa soda itu memiliki tinggi unsur kesadahan (unsur air seperti so­da) mencapai 1408,2 miligram per liternya. Hal ini berdasarkan penelitian dari laboratorium Poltekes Suraba­ya Prodi Kesehatan Lingkungan di Magetan, 18 Maret 2010 dan 7 Mei 2010 lalu. Sementara untuk kandungan besi dalam air juga terbilang sangat tinggi. Jika umumnya kandungan besi di berbagai mata air normal adalah 1,0 ppm di lokasi bisa mencapai 2,035 ppm. “Hasil penelitian itu kami tempelkan agar pengunjung tahu bahwa air ini (tidak)  dikonsumsi Sebab, mengandung besi dan kapur,” ujar Yatman.

Banyak yang mempercayai bahwa air dengan tiga rasa itu memiliki kekuatan penyembuhan. Tidak mengherankan jika rata-rata pengunjung itu meluangkan waktu untuk mandi de­ngan menggunakan air tersebut. Tiga rasa dari air tersebut masing-masing adalah rasa soda, manis dan asin. “Karena banyak yang mandi, maka kamipun membangun empat bilik yang terbagi 2 untuk pria dan 2 lainnya untuk wanita. Ini semua agar pe­ngunjung bisa nyaman sebab mereka yakin jika tidak mandi disumber ini rasa belum afdol,” papar Yatman petugas yang mengatur pengunjung.

Menurut Yatman, dalam sehari, pengunjung bisa mencapai 200 orang. Tapi pada musim liburan sekolah, Jumat, Sabtu dan Minggu pengunjung bisa dua kali lipat dari hari biasa. Sebagian besar pengunjung sumber tiga rasa itu berasal dari wilayah sekitar Madiun, Magetan, Ponorogo bahkan hingga Jawa Tengah. “Tapi sejak ramai diberitakan, pengujung jadi semakin banyak, yang terjauh datang dari Riau dan Jakarta. Mereka mengaku penasaran dengan fenomena alam ini,” lanjut Yatman.

■ Kemunculan Ratu Kidul

Pengunjung dan masyarakat percaya, bahwa air asin di sumber mata air tersebut dapat menyembuhkan penyakit gatal-gatal di kulit, rematik, linu, asam urat, dan jantung. San- toso, (31) mengaku jauh-jauh dari Nganjuk membawa Nanda (2) untuk mencari obat penyakit kulit anak semata wayangnya. “Ini kedatangan yang dua kalinya. Hanya selang sepekan setelah berendam di sini, pe­nyakit koreng anak saya mulai terlihat mengering. Sebelumnya, luka di kaki-kakinya lebar dan merah tapi se­telah direndam di air asin ini, luka tersebut mulai mengering dan mengecil. Nanda juga tidak rewel lagi, bahkan kebiasaan menggaruknya mulai hilang,” terang Santoso dengan wajah sumringahnya.

Namun tidak sedikit pula pengun­jung mengalami dan merasakan suasana mistis dari sumber air tersebut. “Sebulan yang lalu ada wanita yang pingsan saat berendam. Saat kami tolong, wanita tersebut mengaku melihat wanita cantik yang diakuinya mi- rip sosok Nyai Roro Kidul. Setelah melihat sosoknya, wanita tersebut langsung tak sadarkan diri sampai kami tolong. Bukannya takut, wanita itu malah rutin mandi disini. Konon wanita tersebut mengaku usaha de­pot makannya di Raya Madiun – Pono­rogo menjadi ramai pengunjung,” papar Yatman.

Tapi, lanjut Yatman, belajar dari kejadian sebulan yang lalu, setiap pe­ngunjung yang datang kami minta untuk berhati-hati. Jangan pernah sesumbar apalagi meremehkan tempat ini. Bila perlu mengucapkan salam atau permisi jika masuk lokasi sumber air 3 rasa yang dipercaya warga bisa menyembuhkan berbagai penyakit itu.

Dinukil  Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur : Liberty, 1-190 Agustus 2010, hlm. 70 – 71

About Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Gallery | This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to Mata Air Tiga Rasa, Kabupaten Madiun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s