Keripik Ikan Kunir, Ikan Bakar Asap

Ikan bakar asap khas Jangkar Situbondo kuliner khas, Situbondo

Masakan khas ini hanya bisa ditemukan di sekitar pelabuhan Jangkar, yang berada di Kecamatan Asembagus, Situbondo, sekitar 10 km dari timur pusat Kabupaten Situbondo. Konon, yang membuat istimewa ikan bakar asap ini karena pembuatannya masih menggunakan tungku tradisional, berupa tumpukan bata-bata, dan memakai sabut kelapa serta penyangganya pun masih menggunakan pelepah kelapa. Sangat tradisional sekali.

Keripik Ikan Kunir
Singkong atau tempe pasti sudah kerap kita nikmati. Namun bagaimana dengan keripik ikan kunir? Keripik ini begitu renyah alias kriuk-kriuk di lidah dan akan membuat Anda ketagihan menyantapnya. Menurut sumber kami, adalah Umi Kulsum (45), warga desa Paowan, Kecamatan Panarukan, Situbondo, yang pertama kali memperkenalkan keripik ikan kunir. Dinamakan ikan kunir karena ikan laut segar jenis mangla berwarna kuning kemerahan ini mirip warna kunir atau kunyit.

Dari ikan kunir itulah, Kulsum membuat keripik yang kini menjadi ikon Situbondo atau oleh-oleh khas dari Kota Santri ini. Rasa keripik kunir gurih, enak, dan renyah sehingga sangat diminati, terutama para pelancong dari luar kota yang kebetulan singgah di Situbondo. Untuk Anda yang juga ingin menjadikannya buah tangan, keripik ikan kunir bisa dibeli di berbagai rumah makan atau outlet makanan khas Situbondo.

Umi Kulsum menjelaskan bahan dan bumbu yang dipakai untuk membuat keripik ikan kunir yang renyah dan gurih, di antaranya tepung beras, bawang putih, kencur, kunir, ketumbar, garam, air kapur, dan sedikit gula. Sebelum dijadikan keripik, ikan terlebih dahulu disayat bagian perutnya untuk dibuang tulang dan kotorannya. Setelah dibersihkan dengan air, mulailah ikan dicampur dengan adonan tepung berikut bumbu-bumbu yang sudah dipersiapkan. Selanjutnya, ikan digoreng hingga sekira 30 menit. Agar keripik tidak berminyak, hasil gorengan kemudian dimasukkan ke mesin pemampat minyak. Setelah selesai, keripik pun siap dikemas dan ditimbang untuk kemudian dipasarkan. Setiap 250 gram keripik ikan kunir, Umi mengaku menjualnya dengan harga Rp11 ribu. Dalam satu hari, ia mampu memroduksi hingga 50 kilogram ikan atau setara dengan 90 bungkus keripik ukuran 250 gram.

Prasetya, Volume III, No. 33, September 2011

About Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Gallery | This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to Keripik Ikan Kunir, Ikan Bakar Asap

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s