Garang Asem Ekstra Pedas Ponorogo

ADA menu sensasi pedas luar biasa khas Ponorogo, yaitu garang asem. Masakan satu ini memang ekstrapedas. Ingin coba? Datang saja ke Warung Bu Parti (56), di Jl. Jend Sudirman, Ngasinan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo. Masakan khas Ponorogo yang satu ini dijamin membuat Anda berkeringat. Bagaimana tidak, kuliner ekstrahot ini menggunakan puluhan cabe di tiap bungkusnya. Saking pedasnya, hidangan milik Bu Parti ini juga disebut Garang Asam Petir!

Sejak buka sekitar pukul 08.00 pagi, warung Bu Parti hampir tak pernah sepi, termasuk menjadi jujukan para pejabat di Kabupaten Ponorogo. Para pengunjung dari berbagai daerah mengaku kesengsem menu Garang Asem Petir. Meski pedas, campuran rempah dengan racikan bumbu special membuat hidangan ini begitu istimewa. Proses pembuatannya tidak terlalu sulit. Bumbu seperti bawang merah dan bawang putih yang telah ditumbuk halus dicampur dalam santan kelapa. Campuran itu kemudian ditambahkan garam, irisan tomat, dan tentu saja lombok hijau. Ikan yang telah dicuci bersih, diletakkan di daun pisang bersama campuran bumbu. Daun pisang bertujuan menambah aroma masakan. Setelah kurang lebih satu jam pengukusan, garang asem pun siap dihidangkan. Harganya cukup bersahabat, hanya Rp8 ribu/porsi dan nasi putih satu piring Rp2.000. “Enak, habis makan garang asem keringat gobyos, keluar terus.

Tapi yang jelas, sakit pilek saya hilang,” ucap seorang pria, salah seorang pecinta kuliner pedas. Ada tiga jenis garang asem superpedas made in Warung Bu Parti. Pertama, garang asem superpedas ayam kampung, garang asem superpedas pindang kikil, dan garang asem tawon. “Garang asem bikinan saya ini rasanya superpedas karena setiap bungkus yang sudah menggunakan bumbu pedas di atasnya masih ditambah 12-15 lombok utuh, irisan tomat hijau yang sudah dibuang isinya.

lsi tomat dibuang supaya tidak berasa kecut, karena rasa kecut sudah diwakili blimbing wuluh,” kata Parti yang dikaruniai satu anak dan satu cucu ini. Dari tiga jenis tadi, garang asem dengan ayam kampung super pedas yang paling banyak diminati pengunjung. Sebab, disamping rasa ayam kampung yang rasanya gurih juga tidak terlalu keras saat disantap.

“Rata-rata dalam sehari saya menghabiskan 35-50 ekor ayam. Resep  garang asem superpedas daging ayam kampung agar empuk, memang kami mengukusnya sejak pukul 17.00. Jadi, kompor selalu menyala dengan api kecil. Ini dimaksudkan supaya panas terus kalau ada yang mau beli baru diambilkan. Dijamin tahan satu hari satu malam,” ujar wanita yang punya empat karyawan.

Khusus garang asem superpedas tawon, lanjut Parti, tidak selalu setiap hari membuat karena tergantung dari pesanan dan persediaan telur-telur tawon yang memang didatangkan dari Tanggul, Pacitan. Bumbu yang dibuat juga sama dengan bumbu garang asem superpedas ayam kampong. Harganya pun sama untuk setiap bungkus, pengunjung tinggal pilih. Apa rahasia garang asem disamping super pedas dan sedap baunya? “Untuk pembungkus saya hanya memakai daun pisang kepok.

Disamping bisa menimbulkan aroma sedap, daun ini bentuknya lebar sehingga tak repot kalau dibuat bungkus. Memilih daun pisang kepok tidak boleh sembarangan, yang paling baik itu daun yang berada di bawah daun pupusnya. Kebetulan saya punya kebun pisang kepok, jadi tidak repot memilihnya daun yang diinginkan itu,” tutur wanita yang sudah 15 tahun berjualan garang asem superpedas. Menurut penuturan Bu Parti, untuk meracik bumbu terpaksa ia yang harus melakukan sendiri. Ia sudah hapal betul, bahkan sudah di luar kepala takaran yang dibutuhkan.

Bagian menumbuk bumbu diserahkan pada karyawannya. Terus terang kalau yang meracik karyawan saya, rasanya beda. Nggak tahu ya kenapa kok bisa begitu. Saya pernah ditegur pejabat yang menjadi langganan dan pelanggan yang lain, karena yang meracik bumbu bukan saya sendiri.ryan

About Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Gallery | This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to Garang Asem Ekstra Pedas Ponorogo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s