Gado-Gado Lontong Kikil Jarakan, Kabupaten Nganjuk

Siapa sih yang tak suka gado-gado? Menu vegetarian ini termasuk salah satu menu favorit. Tapi kalau mau mencari gado-gado yang enak di Nganjuk, dimana ya? Biasanya beberapa penjual gado-gado hanya menyediakan jenis sayuran tertentu yang menjadi bagian dari gado-gado. Kalau ada yang sedang tidak musim atau sulit mendapatkannya, jadinya gado-gado terasa kurang lengkap menunya.

Nah, tapi buat Bu Yuniningsih alias Yuni yang namanya gado-gado ya harus komplit. Sebut saja seperti irisan kentang, kacang panjang, mentimun, kubis (kol) rebus, taoge, tahu, tempe, tomat, wortel dan selada. Lalapan daun selada inilah yang membedakan gado-gado Bu Yuni dengan gado-gado yang lain. Selain sayuran tentu saja masih ditambah irisan telur ayam rebus separuh bagian dan tak ketinggalan adalah beberapa iris lontong.

Gado-gado ala Bu Yuni memang bernuansa Surabaya. Ya, karena ia memang lama menetap di Kota Pahlawan meski ia sendiri asli penduduk Jarakan, Kramat, Nganjuk. Keahliannya memasak sedikit banyak dipengaruhi oleh suaminya yang dulu adalah seorang koki di hotel berbintang.” Memang ini gado-gado Surabaya. Tapi karena orang Nganjuk terbiasa dengan wortel, maka saya tambahkan wortel sekalian katanya.

Setelah irisan sayuran ditata sedemikian rupa, tinggal menyiramkan bumbu gado-gado di atasnya sesuai selera. Terakhir kerupuk mlinjo dan udang diletakkan di bagian paling atas. Merasakan gado-gado bikinan Bu Yuni memang terasa lain. Selain lebih komplit sayurannya, bumbunya juga lebih nikmat dan terasa sambal  kacangnya. Gigitan demi gigitan seolah tak terasa hingga sampai pada irisan sayuran yang terakhir. Apalagi sayuran yang disajikan benar-benar segar dan naturally fresh. Kres kres kres begitu bunyinya saat gigi ini mengunyah habis sayuran gado-gado.

Tapi selain gado-gado juga menu lain yang tak kalah hebatnya. Menu ini juga menggunakan lontong sebagai pengganti nasi. Lontong kikil. Sesuai namanya, pasti ada kikilnya. Kikil plus balungan menjadi bagian inti dari menu yang agak berat ini. Satu porsi lontong kikil ada lebih dari lima kikil plus balungannya. Belum lagi kuah yang memenuhi mangkok. Wuiiiihhh, ..dijamin cukup mengenyangkan.

Menurut pengakuan Bu Yuni, ia memang sengaja menyediakan masakan berbahan lontong. Selain gado-gado dan lontong kikil, ia juga menyediakan tahu campur.” Daripada nasi, lebih praktis lontong akunya. Namun demikian ia tak membuat lontong sendiri melainkan memesan khusus kepada pembuat lontong. Ukurannya juga dibuat pas. Tidak kecil dan tidak terlalu besar. Sehingga pelanggan yang menyantapnya pun tak akan sampai kekenyangan.

Menu gado-gado menjadi menu favorit di warung “BARU” milik Bu Yuni. Dalam sehari, Bu Yuni bisa menjual gado-gado hingga 150 porsi. Dengan harga tiap porsinya hanya Rp 4 ribu rupiah. Sementara lontong kikil bisa mencapai 50 porsi seharinya dengan harga Rp 5.500,-, dan untuk tahu campur juga bisa sampai 50 porsi dengan harga empat ribu rupiah per porsinya.

Dengan hanya menjual tiga menu makanan utama sejak pagi hingga jam 7 malam, Bu Yuni dibantu Muryati tetap melayani pelanggannya dengan telaten. Ketekunan selama enam tahun menggeluti bisnis warung gado-gado membuahkan nama dan prestasi tersendiri bagi Bu Yuni.

Kini, tak sedikit instansi atau kantor yang memesan gado-gado buatannya sebagai menu makan siang. Bahkan saat acara pesta pengantin dan pesta lainnya. Hidangan lontong kikil dan tahu campur ala Bu Yuni juga kerap dijumpai. Sekali merengkuh dayung, dua tiga pula terlampaui. Sekali buka warung, tiga menu andalan jadi favorit. Jadilah Warung Baru Bu Yuni yang ada di Jl. Wilis Jarakan, Kramat ini semakin membumi. (doni)

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur: DERAP Ajuk Ladang, Edisi 187, Th. 2008, hlm. 13-14*

About Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Gallery | This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to Gado-Gado Lontong Kikil Jarakan, Kabupaten Nganjuk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s