Bajangratu, Kabupaten Mojokerto

Tersebutlah ketika permaisuri raja Brawijaya V dari Majapahit yang bernama Dewi Arimbi se­dang dalam keadaan hamil sang prabu memerin­tahkan untuk membangun sebuah gapura dengan maksud sebagai gerbang masuk ke tempat ke­diaman calon putra mahkota yang bakal lahir.

Dewi Arimbi sebenarnya adalah seorang putri raksasa yang berasal dari negeri Alengka. Ketika kandungan semakin tua dan hampir melahirkan rahasia sang putri diketahui oleh sang prabu dan terdorong oleh rasa malu sang putri kemudian meninggalkan istana menuju ke hutan Damarwulan di Kencong, Kediri.

Di sini sang putri melahirkan seorang anak laki-laki yang kemudian diberi nama Aryo Damar. Pembangunan gapura terpaksa tidak jadi diteruskan, hanya pada bagian kiri dan kanan gapura dipahatkan relief raksasa seolah-olah gambar Dewi Arimbi.

Karena gapura ini gagal atau tidak jadi untuk kraton maka kemudian hari dikenal dengan nama Bajangratu. Cerita ini membekas di masyarakat terbukti masih adanya kepercayaan, tabu bagi para pejabat pemerintah untuk memasuki gapura karena akan membawa kesialan. Benar tidaknya boleh dicoba.

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur:  Soeyono Wisnoe Whardono,  Pesona & Informasi Obyek-Obyek Wisata di Daerah Mojokerto, KPN Purbakala Mojokerto, hlm. 62

About Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Gallery | This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to Bajangratu, Kabupaten Mojokerto

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s