Ikan Wader Goreng, Kedai Kincir Surabaya

Gurihnya Ikan WadeGoreng Kedai Kincir
JALAN-JALAN SAMBIL MENIKMATI MAKANAN KHAS BERBAHAN DASAR IKAN

ikan-wader005Surabaya selain dikenal sebagai kota pahlawan, juga dikenal sebagai surga wisata kuliner. Karena beraneka macam jenis makanan khas, bisa dijumpai di berbagai sudut kota. Dan harganyapun terkenal sangat murah dibandingkan dengan kota-kota lain. Begitu banyaknya tempat untuk wisata kuliner, maka pada rubrikasi kali ini, penulis Prasetya beberapa jenis menu makanan khas yang barbahan dasar ikan dan sejenisnya yang mungkin sulit dijumpai di daerah lain.

Semoga dengan membaca tulisan ini, pembaca bisa menambah wawasan tentang wisata kuliner, khususnya khas Surabaya. Adapun macam makanan khas Surabaya yang disajikan kali ini, hanya sebagian dari beragam makanan saja, tetapi penggemar makanan khas ini tidak perlu khawatir, sebab menu yang disajikan tentu makanan yang enak dan lezat untuk dinikmati. Seperti Wader goreng, Belut goreng Ikan PE.

ikan-wader002GURIHNYA IKAN WADER GORENG KEDAI KINCIR
Makanan warung pinggir jalan belum tentu kalah lezatnya bila dibandingkan dengan cita rasa restoran kelas atas, contohnya keberadaan warung/kedai yang ada di daerah Ketintang Surabaya ini, namanya “Kedai Kincir-Warung Wader”. Jika warung lain banyak menyediakan sajian seafood, maka di tempat ini khusus hanya menyediakan makanan khas yang sangat disukai masyarakat mulai kelas bawah sampai kelas atas yang biasa mengunjungi dan menjadi pelanggan tetap. Para pecinta kuliner sengaja datang ke tempat ini, sebenaranya ingin merasakan gurihnya ikan wader.

ikan-wader001Ikan wader (ikan air tawar berukuran kecil-kecil) khas Kedai Kincir ini digoreng garing (kering-red) yang diolah dengan bumbu masakan agar cita rasanya enak dan sangat renyah. Biasanya menu ini disajikan lengkap dengan sambal yang disertai dengan lalapan ketimun, daun singkong, daun pakis rebus dan daun kemangi segar yang ditempatkan terpisah dengan nasi. Uniknya dikedai ini, para penjajah makanan bisa memilih nasi yang diinginka untuk disantap, mulai dari nasi gurih, nasi jagung, atau nasi putih biasa. Selain menu ikan wader, di Kedai Kincir  juga bisa memesan menu lainnya yang tak kalah lezat seperti anaka bothok, seperti bothok patin, udang, tahu tempe, tempeteri, dan bithok telur asin.

ikan-wader004Selain wader goring dan aneka bothok, ditempat ini juga menyediakan jenis makanan ikan lain seperti Patin Bakar, yang cukup mantap dan lezat rasanya, karena dagingnya yang lembut terasa begitu lumer di lidah. Apalagi disajikan dengan sambal terasi yang bersanding lalapan di dalam cobek kayu tradisonal sehingga mengundang selera untuk melahapnya bagiyang melihatnya.

DiKedai Kincir ini juga disediakan menu lain yang bisa dipilih seperti ayam bakar, ayam lodho, pepes tongkol dengan sayur asamnya yang dapat mengundang selera pengunjung di siang hari. Karena, kedai ini juga menyediakan aneka minuman segar, seperti; es sinom atau beras kencur yang konon katanya dapat menyehatkan tubuh. Sehingga, yang menjadi ciri khas lain Kedai Kincir adalah minuman sinom, atau minuman yang diambil dari saripati daun asam muda dan beras kencur . Walaupun disini juga disediakan pilihan minuman lain seperti minuman jeruk, teh, atau kopi.

Kedai Kincir memiliki tempat yang sangatnyaman, para pengunjungpun dapat memilih meja dan kursi ataupun balai-balai yang cukup menjadikan makan siangnya tambah berselera sembari berbincang santai. Bagi yang menyukai suasana alam, pengunjung bisa menghadap ke sisi sungai, yang sesekali diselingi dengan suara gemuruh saat ada kereta api yang lewat meluncur menuju atau meninggalkan stasiun Kota Wonokromo.

Untuk menemukan Kedai Kincir sangat mudah, karena kedai ini memeiliki dua tempat yakni Ketintang Baru Selatan dan Ketintang Barat yang bersebelahan dengan sungai Gunungsari. Bila pengunjung dating kekedai Kincir Ketintang Baru Selatan, maka pengunjung tidak perlu kaget jika sering mendengar suara bising kereta api yang tengah melintas, karena lokasinya memang berdekatan dengan lintasan kereta api. Kedai Kincir pertama ini buka mulai pukul 07.30-17.00, sementara Kedai Kincir yang kedua terletak yang bertempat di samping Sungai Gunungsari, bukanya di siang hari yaitu mulai pukulll.OO – 22.00. Untuk dapat menikmati menu di Kedai Kincir ini, pengunjung tidak usah takut karena harga yang dipatok sangat terjangkau dan murah yaitu hanya Rp 6.000 untuk menu Wader Goreng. Sedangkan untuk aneka bothok dipatok harga Rp 3.000 – Rp 6.000, dan untuk sepiring nasi (gurih/jagung/biasa) pengunjung hanya merogoh kocek sebesar Rp 3.000.

BELUT GORENG SBS
Dari namanya, pembaca ataupun yang menyukai wisata kluliner pasti tahu dan bisa menebak bahwa hidangan yang disajikan adalah Spesial Belut Surabaya (SBS). Menu berbahan utama belut dapat dipesan yang diolah dengan racikan bumbu spesial ala Pak Pur. Untuk mencoba aneka menu belut ini, pembaca yang berminat bisa datang ke kawasan Banyu Urip atau ke cabang-cabang SBS di Mulyosari, Wiyung, Ngagel, dan H. R. Muhammad.

SBS salah satu tempat kuliner yang tak pernah kehilangan pelanggan, sejak awal berdirinya, Awal mula pengunjung hanya bisa memes an menu belut penyet disertai lalapan saja, namun saat ini berkembang menjadi beberapa macam olahan masakan secara ‘modern’ seperti belut saus Inggris dan belud krispi.

Di SBS, pengunjung bisa memesan  menu sesuai selera, karena di tempat ini banyak pilihan seperti belut goring basah, matang, dan kering. Yang membedakan dari menu ini ada pada tingkat kematangan saja. Jika pengunjung memilih goreng basah, maka kematangan belutnya hanya 25 persen saja, sedangkan belut goreng matang memiliki tingkat kematangan sampai 70 persen. Sementara bila belut kering maka tingkat kematangannya sampai lebih 75 persen.

Dari sekian banyak menu masakan belut yang ditawarkan, ada satu yang menjadi favorit para pengunjung yaitu menu Pecel Belut Elek namanya. Jangan terkecoh dulu dengan nama jelek yang diberiklan. Walaupun namanya jelek tetapi rasanya sangat nikmat dan gurih. Pasti pengunjung akan tertarik untuk menyantapnya, karena belut yang digoreng tidak terlalu kering dan disajikan lengkap dengan sambal dan lalapan sehingga menambah nikmatnya menu ini.

Untuk dapat menikmati hidangan serba belut ini pengunjung tidak perlu merogoh saku yang mahal karena harga yang dipatok hanya Rp 10.000 setiap porsi. Di sini pengunjung bisa menemukan minuman tradisional seperti beras kencur es cendol atau es dawet dan es campur yang merupakan minuman khas Jawa Timur

PENYETAN IWAK PE
Di Surabaya, ikan pari (yang biasa disebut iwak PE) termasuk salah satu jenis ikan yang populer di masyarakat yang dijadikan menu penyet. Penyet iwak PE ini biasanya menjadi pilihan selain penyet tempe, tahu, ayam, telur dadar, dan lele. Iwak PE (ikan PE) adalah sebutan ikan dari hasil prosesan dengan cara pengasapan atau smoking process, dim ana ikan dimatangkan dengan dibakar diatas api dengan jarak sekitar satu meter hingga matang.

Dari sekian banyak warung penyetan, barangkali tak ada yang lebih fenomenal daripada Warung Sego Sambel Iwak PE yang berada di jalan Jagir Wonokromo. Di warung ini, iwak PE menjadi prima dona yang selalu diburu para penggemarnya. Warung ini berada di sebelah utara Darmo Trade Center (DTC) yang dulu merupakan pasar tradisional Wonokromo. Sayang bukanya hanya  tengah malam saja mulai pukul 22.30 –  04.00 pagi. Tampilan warungnya sekilas tidak begitu meyakinkan, seperti halnya  warung-warung penyet atau sego sambel  yang lain. Hanya bedanya ada pada bagian depan yaitu berupa sebuah meja kecil tempat menaruh nasi” sambal dan lauk-pauk.

Ketika menjelang buka, warung kelihatan terkesan biasa saja tetapi segera berubah menjadi luar biasa saat pembeli berdatangan dan antrian panjang seperti suasana jam makan di tenda pengungsian. Setelah setengah jam warung dibuka, pembeli yang antre jumlahnya bertambah banyak, apalagi kalau kita datang di atas puku123.00 dan bisa dipastikan tidak kebagian atau antrian kita berada di nomor terakhir.

Pembeli yang datang pertama ke warung ini mungkin akan heran begitu melihat banyaknya pembeli. Padahal, warung in hanya menyediakan menu sego sambel iwak PE saja. Lauknya hanya ikan pari goreng, tempe goreng, dan telor dadar atau tanpa ada menu yang lain. Saat iwak PE sedang kosong, pengunjung hanya dapat menikmati hidangan tempe goreng penyet dan telur dadar saja. Walaupu menunya hanya berupa tempe penyert, tetapi warung tersebutnya larisnya bukan main. Dalam sehari, Bu Yeye, pemilik warung, mengaku menghabiskan 60 kg dan 15 kg cabai untuk sambal.

Hanya mengeluarkan uang asebesar Rp. 7.500,- pembeli dapat menikmati sepiring nasi nasi, sambal terasi, iwak PE goreng, tempe goreng, dan telur dadar. Yang lebih spesifik nasinya pune!, masih hang at yang mmasih mengepulkan asap karena baru diangkat dari dandang. Sambalnyapun terbuat dari tomat, cabai, bawang merah, bawang putih, garam, dan terasi, sehingga sambalnya tersa sangat pedas dan menyengat di lidah. Penjualnya juga menyediakan sambal bagi mereka yang tidak suka sambal pedas.

Pemilik warung yang bernama Supriyani dan akrab dipanggil Mak Yeye ini menuturkan, mulai berjualan pada tahun 1982 yang lokasinya berada di dalam Pasar Wonokromo. Ketika terjadi kebakaran di Pasar Wonokromo tahun 1992, maka Mak Yeye memutuskan untuk pindah lokasi berjualan di luar Pasar Wonokromo baru (DTC) hingga sekarang Dalam sehari, Mak Yeye, harus dapat menyediakan iwak PE sebanyak 60 kilogram. Untuk rahasia kelezatan iwak PE ini, Mak Yeye memilih iwak PE yang segar dan berkualitas “Cirinya, tidak pesing dan tidak alot yang harganya sekitar Rp 28 ribu per kilogramnya.” Jelas Mak Yeye

——————————————————————————————-

Artikel dinukil Tim Pusaka Jawatimuran  dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur:  Prasetya, Volume III, No. 31, Juli 2011, hlm. 30

About Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Gallery | This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to Ikan Wader Goreng, Kedai Kincir Surabaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s