Sup Kimlo, Kabupaten Nganjuk

Hangat Menyengarkan dengan Sup Kimlo

kimlo-Pusaka  JawatimuranDi musim hujan yang sudah mulai sepanjang hari bahkan sepanjang sore hari ini, hawa dingin sangat menusuk badan. Terlebih bila gelapnya malam diguyur semalaman. Untuk  menghangatkan suasana biasanya kita mencari wedang jahe, atau kopi susu panas. Lalu mana makanan hangatnya ?  Bagi Anda yang suka dengan santapan hangat sekaligus menyegarkan, kuliner kita kali ini mungkin cocok untuk dihidangkan.

Sup Kimlo namanya. Terdengar asing di telinga kita yang warga Nganjuk. Memang menu ini jarang ditemui di warung, restoran atau bahkan di meja makan rumah kita sendiri.  Nah, menu yang ditawarkan kali ini memang konon asalnya dari bumi Makassar sana. Tepatnya di Ujungpandang. Bu Ninik bilang, resep istimewa ini ia dapatkan dari saudaranya yang memang gemar memasak di ibukota Sulawesi Selatan itu. Hingga sekarang, menu sup Kimlo ini menjadi salah satu menu favorit di depot makanan yang dibukanya di Jl. Megantoro Nganjuk itu.

Sup Kimio sebenarnya seperti sup bening. Ada yang bilang seperti sup sehat. Ini karena isi dari sup yang memang bervariasi. Mulai dari jenis sayuran seperti wortel, kapri, kembang kol, kobis, daun prei dan seledri. Di dalam sup ini juga ada jamur bekji. Atau kita bisa menggantinya dengan jamur kuping yang sudah akrab digunakan para ibu. Satu lagi bahan yang tampak agak asing dan jarang dipakai adalah kuncam. Sayuran ini adalah sejenis irisan kembang pisang atau orang Jawa lebih lazim menyebutnya dengan ontong gedhang. Terkadang ada pula orang yang menggantinya dengan bunga sedap malam. Rasanya yang agak getir membuat sup kimlo semakin khas.

Nganjuk. Walaupun demikian dengan rendah hati Soepono yang gemar bernyanyi dan akrab dipanggil Kepala Suku Komfres, menyatakan bahwa keberhasilan yang dicapainya mustahil didapatkan tanpa kerjasama yang baik dari seluruh komponen gudang yakni para pegawai, pekerja kasar, dan para cleaning servis binaannya.

Soepono yang lahir di Wonogiri 48 tahun silam dikenal sebagai sosok yang disiplin dalam melaksanakan tugas sebagai kepala gudang. Bekerja sesuai prosedur adalah motto nya dalam berkarya. Oleh karena sepantasnyalah dia memperoleh penghargaan kinerja terbaik untuk pengelolaan Gudang Se Jatim. Yang menarik ketika DeAL melakukan wawancara dengan suami tercinta dari Wiwik Wijayanti yang menikahinya pada tahun 1983 adalah tersedianya buku tamu yang didalam buku tamu tersebut terdapat kolom “Kesan Tamu”.

Dalam kolom tersebut maka setiap tamu yang berkunjung diwajibkan mengisi kolom tersebut, saat ditanya kepada Soepono buku tamu tersebut memang diformatnya untuk evaluasi kinerja dia beserta krunya. Apabila ada kesan negatif maka sesegera mungkin membenahi segala kekurangan yang ada. Bapak dari dua anak ini memulai kariernya sejak tahun tahun 1979 s/d 1982 bertugas di PT.Pusri Ngawi, setahun kemudian berkarier pindah ke Probolinggo, dan pada akhir tahun 1983 sampai dengan sekarang bertugas sebagai kepala gudang di Nganjuk.

Disinggung tentang masalah kelangkaan pupuk, Soepono menyatakan bahwa perlu diketahui bahwa gudang yang dipimpinnya hanya bertanggung jawab penuh pada pengelolaan pupuk yang dititipkan di gudangnya saja, untuk mencegah terjadinya kelangkaan pupuk maka pihak gudang harus mengetahui jadwal tanam petani sehingga dapat menjaga ketersediaan stok pupuk, dengan cara berkoordinasi dengan produsen pupuk tunjukan Menteri Pertanian yakni PT. Petrokimia Gresik dan PT.

Pupuk Kaltim. Maka dari kerjasama antara semua pihak harus ditingkatkan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan berkenaan dengan ketersediaan pupuk. “Walau prestasi puncak telah kami raih bukan berarti perjuangan kami untuk meningkatkan kinerja telah usai, haf tersebut justru merupakan cambuk api bagi kami untuk lebih dapat meningkatkan prestasi lagi. Bukannya malah nglokro (jawa=red)”, pesan Soepono kepada para pegawainya saat ditemui di Kantornya. (Yoni)

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur: DERAP Ajuk Ladang,Edisi 183 Th. 2008 21-22

About Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Gallery | This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to Sup Kimlo, Kabupaten Nganjuk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s