Sego Romo, Kabupaten Gresik

Ueeenek Rek……Sego Romo Nikmatnya Sulit Diucap

sego romo-Pusaka JawtimuranApakah Krawu makanan khas Gre- sik? Jawabnya bukan. Krawu hasil masakan warga pendatang dari Madura. Masakan khas Gresik bernama sego romo.

Tidak  semua orang, termasuk warga Gresik sendiri akrab dengan sego romo yang hanya dijual pada pagi dan sore hari saja dan tempat penjualannya pun tidak semarak nasi krawu, sebab bakulnya hanya menggelar dagangannya di sekitar pasar lama.

Disebut sego romo karena awalnya dibuat warga Desa Romo, Manyar. Saat itu, ada seorang perempuan mondar-mandir kebingungan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Lalu datanglah seorang waliyullah yang me- nasehatinya agar menjual desanya yang ber- nama Romo. Tanpa didukung penafsiran men- dalam terhadap nasehat waliyullah, perempuan itu langsung pulang ke rumah mengambil bahan-bahan yang ada mulai tepung beras, lombok, bawang dan lainnya.

Bahan-bahan itu dimasak dan jadilah bubur untuk melumeri nasi. Dia menjajakannya sam-bil berteriak Sego Romo. Masakannya laris
manis dan perempuan itu hidup mapan se- jahtera. Sego Romo sampai saat ini tetap dijual dengan menjajakan dari satu tempat ke tempat lain berkeliling kampung di kota dan ada juga menjualnya dengan duduk menetap di sekitar Kali Tutup di samping Pasar Lama, Gresik.

“Tidak ada Sego Romo yang dijual di warung-warung maupun depot. Penggemar kuliner juga tidak akan menemukan depot atau warung sego romo,” kata pecinta kuliner Gresik Syaikhu.

Melihat Sego Romo kali pertama, pasti teringat bubur sumsum. Sebab, yang tampil secara fisik adalah pincukan daun pisang berisi nasi atau lontong yang dilumeri bubur berwarna coklat dengan tambahan kremesan krupuk rambak yang dihancurkan. Untuk menikmatinya sego disajikan dalam pincuk daun pisang, sehingga terlihat segar membikin lidah menari-nari saat mengkonsumsinya apalagi jika ditambah sambal pedas yang dicampuri kremesan udang untuk menambah rasa khasnya. Tumpukan sego, sayur kucuk yaitu sejenis sayur kangkung yang tumbuh subur di tambak, krupuk ikan itu dilumpuri bubur romo yang berwarna oranye kemerahan ditambah dengan ditambah dengan sambal dan koya yang terbuat dari kelapa yang disangrai.

“Di sinilah kekhasan rasanya, gurih, pedas bercampur jadi satu sehingga menimbulkan rasa yang sulit diucapkan, karena di dalamnya ada bahan yang tidak biasa digunakan pada makanan yang umum,” ujarnya. Mbah Dewi yang biasa menggelar dagang- annya di J1 Abdul Karim mengatakan, bubur romo terbuat dari tepung beras, lombok yang mneyebabkan warnanya yang oranye ke merahan,santan, dan bawang putih. Tak seperti bubur biasa yang sedikit kasar, romo memiliki tekstur yang lembut karena terbuat dari tepung beras. “Bila memakan sego romo, rasa gurih dan lembut berasal dari buburnya yang khas.

Rasa krupuk ikan yang dilabur dengan bubur bersanding dengan rasa sayuran, menggunakan lontong ataupun nasi sama enaknya, tergantung pembeli,” kata penjual Sego Romo yang sudah 20 tahun menekuni usahanya ini.  Mbah Waroh (75) atau biasa dipanggil Wak Roh biasa mangkal di Jl Abdul Karim, tetapi jika tidak habis, dengan badan yang sudah renta ini berkeliling menjajakan sego romo berkeliling sampai habis. “Ya memang dari dulu saya seperti ini. Kalau ndak habis ya saya ider keliling kampung. Biasanya jam 1 atau 2 siang habis,” katanya.
Memasak sego romo selalu dimulai pada jam 12 malam setelah pada siang harinya berbelanja membeli tepung beras, bumbu dan kelapa. Menurut dia, memasak bubur romo tidak boleh di-tinggal, karena harus sering diaduk biar hasilnya rata dan tidak menggumpal. Tetapi sebagian pembeli kadang minta kerak atau intipnya karena rasanya lebih gurih. Kalau ingin berpetualang dengan rasa nasi romo, boleh mencicipinya sambil duduk di atas dingklik kecil di pagi hari.(nf)

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur: SUARA DESA| Edisi 07 | 15 Agustus -15 September 2012 hlm. 60

About Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Gallery | This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to Sego Romo, Kabupaten Gresik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s