Lontong Tahu, Kabupaten Nganjuk

Lontong Tahu, Anget Tahunya, Terasa Bumbunya

Pusaka Jawatimuran lontong-tahuPasar Wage Nganjuk. Tentulah semua orang Nganjuk sudah tahu tempat ini. Pasar Wage menjadi urat nadi kota Nganjuk setiap harinya. Tak pernah sepi meski harga-harga barang merangkak naik. Masyarakat Nganjuk pun masih tetap mengunjunginya meski beberapa kali Pasar Wage dilanda kebakaran.

Di Pasar Wage Nganjuk semua pedagang berkumpul. Dari pedagang hasil bumi, produksi pabrik hingga aneka jenis kuliner khas pasar ada di sana. Salah satunya yang layak untuk dinikmati adalah lontong tahu Anget.

Lontong tahu Anget memang terdiri atas lontong dan tahu. Tapi ada yang membedakan dengan makanan serupa lainnya. Lontong tahu Anget khas Bu Mawarni ini ada pada tahunya. Maksudnya, tahu yang disajikan bersama lontong adalah tahu yang benar-benar segar dan fresh from the pan. Alias tahunya benar-benar dimasak langsung saat dipesan.
Karenanya tahu pasti masih terasa anget-anget (hangat, bahasa Jawa, Red) panas.

Selain tahu, bumbu saus kacang yang dibuat oleh Bu Mawarni juga selalu baru. Kacang sudah digiling dan disiapkan di wadah plastik jadi bumbu siap pakai. Begitu ada yang memesan lontong tahu, saat itu pula bumbu dan lainnya baru dibuat. Jadi benar-benar fresh.

Bumbu kacang yang jadi saus ini adalah bumbu kacang yang diuleg halus di atas cobek besar. Didalamnya dicampurkan petis, kecap dan cairan khas lontong tahu. Tak lupa bawang, garam dan cabe rawit. Cabe rawit ini bisa ditambah sesuai selera. Tinggal mau yang pedas, sedang atau tidak pedas sama sekali.

Kecuali lontong yang dibuat sendiri oleh Bu Mawarni. Lontong buatan sendiri ini dibuat seperti lontong biasa. Dengan ukuran sedang. Satu buah lontong jadi satu porsi. Cukup mengenyangkan.
Tinggal tahunya. Mau yang biasa atau dobel.

Kalau yang biasa berarti hanya dua biji tahu. Sedangkan dobel berarti tahunya empat biji. Tinggal pilih saja sesuai selera. Bu Mawarni siap melayani.

Pelanggan lontong tahu anget adalah masyarakat yang sering berbelanja ke Pasar Wage. Bisa dari mana saja. Baik lelaki maupun perempuan suka dengan lontong tahu anget. Kebanyakan mereka lebih suka makan langsung di tempat. Tapi tak jarang pula yang membawa pulang untuk oleh-oleh.

Selain lontong dan tahu, juga ada sayuran segar lainnya. Seperti kecambah dan irisan daun seledri. Sayuran ini dicampurkan setelah tahu dan lontong disiram dengan bumbu kacang yang diuleg halus. Di atasnya ditaburi brambang goreng dan beberapa butir kacang tanah yang sudah digoreng Penamplan lontong tahu anget ini benar-benar menggoda selera. Saus bumbu kacangnya menutupi hampir seluruh tahu dan lontongnya. Sekilas porsinya nampak kecil. Tapi bila sudah dinikmati, wah ternyata cukup mengenyangkan.

Lontong tahu anget benar-benar menyajikan cita rasa yang berbeda. Selain pada tahunya, saus kacangnya juga nikmat banget Mak Nyess tenan !!! Petisnya terasa benar. Kacangnya juga. Dari sekian irisan lontong yang ada, semuanya bisa dinikmati dengan saus kacang. Jadi saat irisan lontong terakhir masih bisa dicowel dengan saus kacang yang nikmat.

Meski hanya lontong tahu, tapi Anda hanya bisa menemukanya di Pasar Wage pada pagi hari hingga menjelang siang. Tepatnya di bagian pasar ayam yang terletak di atas kali. Dari Jl. A. Yani justru lebih mudah ditemukan. Karena memang letaknya di tepi jalan tersebut.

Dengan harga terjangkau, hanya Rp 2.500 bisa kita nikmati. Apalagi pelayanannya juga baik dan ramah. Jadi jika Anda berbelanja ke Pasar Wage, jangan lupa untuk mampir ke Lontong Tahu Anget. Dijamin Mak Nyess tenann… !!! (doni)

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾

Dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur: Derap Anjuk Ladang, Edisi 203 Th. 2008

About Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Gallery | This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to Lontong Tahu, Kabupaten Nganjuk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s