Bandeng Tandu, Kabupaten Sidorajo

Dwi Ernie P. Sukses Kembangkan Bisnis Bandeng Tandu

SUDAH bukan rahasia lagi jika Kabupaten Sidorajo merupakan pusat berbelanja ikan bandeng. Di Sidoarjo pula ikan bandeng ini banyak diolah dan dijajakan. Sebut saja Depot Maharani Crispy yang menyediakan berbagai menu olahan bandeng.

Salah satu pusat oleh-oleh khas Sidoarjo ini menyediakan berbagai macam olahan makanan dari ikan bandeng. Aneka produk yang ciptakan merupakan bandeng tandu (tanpa duri) ini memiliki variasi menu dianta ranya bandeng crispy, bandeng bakar, sapit, asap, otak-otak bandeng, presto.

Depot yang menjadi bagian dari usaha UD. Hikmah Artha Makmur ini digawangi oleh pasangan suami istri Dwi Ernie P. dan Sulaihan. Keduanya meng awali usaha kuliner dengan membuka bandeng tandu (tanpa duri) yang dipasarkan secara mentah.

Namun, sejak tahun 2007 yang lalu mereka memper luas usahanya dengan membuka usaha kuliner dengan sistem olahan ikan bandeng yang terkenal dengan bandeng crispynya. Ini diawali dengan mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Akademi Perikanan Sidoarjo, yang kemudian membuka peluang usahanya menjadi berkembang dan sukses.

“Kami memulai usaha bandeng tandu atau cabut duri dan dipasarkan secara mentah, namun karena sistem pembayaran yang kredit atau dibayar belakang kami merasa kesulitan. Akhirnya, kami memilih untuk mengolah berbagai aneka produk olahan bandeng cabut duri lainnya,” ujar wanita kelahiran tahun 1973 ini.

Makanan olahan ikan bandeng ini memang beragam, namun rata-rata yang dipesan dari customer adalah bandeng crispy, bandeng bakar, dan otak-otak bandeng. Pengolahan dari makanan ini pun berbeda, misalnya bandeng crispy cara pengolahannya adalah setelah bandeng tersebut dicabut durinya, barulah dilumuri tepung, lalu digoreng ke dalam minyak yang panas.

Usaha kuliner dari makanan olahan ikan bandeng tandu ini juga melayani pemesanan dari para konsumen yang berada di luar kota, misalnya Jakarta, Surabaya, bahkan sampai ke luar pulau seperti Balikpapan. Kini usaha yang ditekuni oleh Ernie berkembang hingga mempunyai 2 outlet atau depot makanan olahan ikan bandeng tersebut.

Rata-rata bisnis yang dijalani oleh Emie dan suami menghabiskan 15 kilo­gram ikan bandeng. Untuk harga relatif terjangkau yaitu per satuan ikan bandeng bakar Rp 20.000-Rp 25.000, harga satu ekor bandeng crispy Rp 20.000-Rp 25.000, sedangkan untuk otak- otak bandeng seharga Rp 15.000.

Depot Maharani Crispy milik Ernie ini buka mulai pukul 09.00 hingga 17.00 wib. Dalam menjalankan usahanya dia dibantu dengan beberapa karyawan nya. Tidak hanya berjualan di pengolah an ikan bandeng saja, Erni dan Sulihan juga mengisi acara-acara diluar usaha nya seperti menjadi pembicara atau narasumber.

Dalam menjalankan bisnis ini mereka juga bermitra, sehingga jauh lebih mu dah untuk menjangkau konsumen dan para pelanggannya. Makanan ini termasuk semi modern, hal ini sesuai dengan cara pengolahan ikan bandeng yang telah dimodifikasi.

Maka, para penikmat makanan pun memiliki banyak varian makanan sesuai selera. “Dalam mem bangun usaha yang penting jangan mu dah putus asa, tetap semangat dan jang an menyerah kalau bangkrut,” ujar Su laihan. rr

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Dinukil Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur: Karina, EDISI 74, TAHUN VII,  NOVEMBER 2012

About Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Gallery | This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to Bandeng Tandu, Kabupaten Sidorajo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s