Bakso Bakar Ngrajek, Kabupaten Nganjuk

Bakso Bakar Ngrajek, Ada Tempuranya

Pusaka Jawatimuran bakso-bakarMenu kali ini termasuk menu jenis baru di Nganjuk. Artinya, belum banyak masyarakat yang mengembangkannya. Namun demikian, karena belum banyak yang mencoba, kuliner yang satu ini menjadi idola baru. Terutama bagi para penikmat jajanan.

Meski sebenarnya bukan barang baru, bakso bakar Ngrajek menjadi tujuan persinggahan khususnya warga di sekitar Desa Sambirejo, Tanjunganom. Nampaknya, bakso bakar bakal menjadi fasilitas penunjang bagi mereka yang suka dengan tradisi Langen Tayub yang sudah membumi di Dusun Ngrajek

Dari prejengannya alias tampilannya, bakso bakar buatan Ibu Rifah ini sudah mampu memancing selera. Tampilannya sangat sederhana dan praktis. Hanya dengan semangkok kuah bakso dengan dua tusuk bakso bakar dan satu tusuk tempura plus sosis ikan tengiri bakar, rasanya lidah ini mudah sekali bergoyang.

Pusaka Jawatimuran bakso-bakar 01Sepintas bakso bakar ini memang mirip dengan sate. Bakso ditusuk lalu dibakar di atas panggangan arang. Satu tusuk dengan dua biji bakso sedang. Satu tusuk dengan tiga biji bakso lebih kecil. Ditambah dengan satu tusuk dengan potongan sosis dan tempura dari ikan tengiri.

Keempat jenis makanan ini dibakar secara bersamaan. Lalu disajikan dengan kuah bakso.” Memang untuk satu porsi terdiri atsa empat jenis makanan dalam tiga tusuk,” terang Rifah sambil terus mengipasi dan membolak balik bakso bakar.

Yang lebih nikmat lagi tentunya, saat lidah ini mencicipi bagaimana aslinya rasa bakso bakar khas Ngrajek. Tanpa dicelupkan ke dalam kuah, bakso bakar terasa lebih nikmat. Apalagi tidak berasa arang. Rupanya, Rifah mengolesi bakso bakarnya dengan mentega lebih dulu sebelum disajikan. Selain mengkilap, juga mengurangi rasa arang yang tertinggal pada kulit bakso setelah dibakar.

Bagaimana dengan tempuranya ? Ternyata, benar-benar berasa ikan tengiri. Tak heran, karena tempura tersebut “diimpor” langsung dari Surabaya. ” Bagitu pula dengan sosis dan bakso kecilnya, Pengakuan Rifah tersebut sangat menarik, la menambahkan hanya bakso yang berukuran sedang yang ia buat sendiri di rumah dengan bahan daging sapi asli. Rupanya, selain sulit mendapatkan ikan tengiri di Nganjuk, ia lebih memilih untuk mendatangkan makanan berasa laut dari Surabaya. ” Saya punya relasi bisnis di Surabaya,”.

Yang lebih khas lagi adalah kuah baksonya. Kuah bakso bakar ini dibuat dari sari kaldu sumsum tulang sapi. Sehingga sepintas, kita akan mengira kalo kuah baksonya terbuat dari gajih (lemak) daging sapi. Padahal bukan. Ditambah irisan sawi dan mi soun tampilannya jadi kian menggoda.

Sebenarnya, bisnis bakso bakar ini bukanlah usaha pertama yang dijalani wanita yang bersuamikan Suparmin yang warga asli Baron. Sebelumnya ia pernah berjualan nasi bebek di tempat yang sama yakni di rumahnya sendiri yang ada di Jl. Madiun Surabaya. Tepatnya di sebelah utara SDLB Sambirejo. Hanya 100 meter ke selatan dari pertigaan Ngrajek.

Namun  karena kurang mendapat perhatian, ia mencoba beralih usaha ke bakso bakar sejak tiga bulan silam. Kini usaha barunya ini cukup mendapat tempat di hati masyarakat Ngrajek dan sekitarnya. Terutama kaum muda dan orang tua. Dalam sekali pesan, pelanggan bisa membawa beberapa porsi bakso bakar. Sudah begitu, harganya sangat murah sekali. Hanya tiga ribu lima ratus rupiah saja tiap porsinya.

Naluri bisnisnya untuk membuka usaha bakso bakar ini cukup mengena. Ditambah pengalamannya di hotel berbintang di Surabaya sangat mendukung bisnis jajanan ini. Tapi jangan heran. Di hotel dulu ia justru menekuni pekerjaan sebagai florist (perangkai bunga). Tapi ide jitu didukung sarana plus lokasi yang tepat membuat usaha bakso bakar berlabel “Barokah” ini mampu berjalan.

Nah, ono cecek kok ngombe solar Menyang Ngrajek ojo lali mampiro ning bakso bakar (doni)

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur: DERAP Anjuk Ladang, Edisi 181 Th. 2008

About Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Gallery | This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to Bakso Bakar Ngrajek, Kabupaten Nganjuk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s