Rujak cingur, Kota Surabaya

Rujak cingur adalah makanan khas yang terkenal dari Kota Surabaya. Apabila Anda berkunjung ke kota ini, kami
sarankan untuk mencoba menu yang satu ini. Bagi yang baru kali pertama melihat mungkin akan tertegun atau heran.
Tampilan rujak cingur memang berwarna hitam. Warna hitam makanan ini berasal dari       bumbu petis udang dan bumbu-
bumbu lain yang dicampur menjadi satu. Dari perpaduan semua bumbu tersebut terciptalah kenikmatan rujak cingur yang
mantap dan segar.

Meskipun warnanya hitam, tetapi rasanya dapat membuat seseorang jatuh cinta pada makanan ini. Proses membuat rujak cingur cukup sederhana Makanan ini terdiri atas buah-buahan, sayuran, dan bumbu yang sudah ditumbuk halus. Buah-buahan yang dipakai biasanya bengkoang, mangga muda, kedondong, belimbing, dan nanas. Buah tersebut diiris tipis-tipis terlebih dahulu.

Sayuran dalam rujak ini antara lain adalah kangkung, tauge. kacang panjang, dan krai (salah satu jenis mentimun). Bahan selanjutnya yaitu lontong, tahu goreng dan tempe goreng. Bumbu yang ditumbuk halus antara lain petis udang, gula merah, cabai, terasi, kacang tanah yang sudah digoreng, garam, sedikit irisan pisang klutuk (pisang batu) yang masih muda, dan bawang goreng. Semua bahan tersebut ditumbuk sampai halus dan menyatu. Bisa juga ditambahkan sedikit air supaya agak encer.

Selanjutnya adalah menyiapkan proses penyajian. Ambil sedikit dari semua bahan-bahan tersebut di atas piring atau pincuk. Pincuk adalah alas yang menyerupai piring, tetapi dari daun pisang. Orang yang kurang suka buah dapat menggunakan bahan-bahan matang saja, yakni lontong, tahu goreng, tempe goreng, dan sayuran. Dalam racikan rujak cingur yang lengkap, terdapat lontong, sayuran, dan buah-buahan. Setelah semua bahan ditata dalam piring atau pincuk, ditambahkan irisan cingur (hidung dan bibir atas kerbau atau sapi) di atas sayuran dan bahan matang. Proses terakhir adalah menyiramkan bumbu yang sudah ditumbuk halus di atas bahan-bahan tadi.

Rujak cingur sudah siap untuk dinikmati. Rujak cingur memiliki cita rasa yang kaya. Rasa asam berasal dari kedondong dan mangga muda. Rasa manis dan gurih dihasilkan oleh perpaduan dari bumbu dan bahan matang. Bagi yang menyukai kerupuk, makanan ringan ini dapat ditambahkan saat menyantap hidangan rujak cingur. Makanan ini mudah ditemui di Jawa Timur khususnya Surabaya. Harganya juga cukup murah. Jika singgah di Surabaya, jangan lupa mencoba rujak cingur yang sudah terkenal di Jalan Ahmad Jais.

Harga sepincuk rujak cingur di tempat ini relatif lebih mahal dibandingkan dengan tempat lain. Namun, harganya sepadan dengan rasanya. Rujak cingur Ahmad Jais merupakan usaha keluarga turun temurun. Generasi pertama mewariskan kepada anaknya sampai saat ini. Selain rujak cingur Surabaya juga mempunyai makanan khas lain seperti semanggi, rawon, dan masih banyak lagi. jadi, jika Anda jalan-jalan ke jawa Timur jangan lupa untuk berwisata kuliner.

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur: Pesona Jawa Timur
, 134-136

About Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Gallery | This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to Rujak cingur, Kota Surabaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s