Goa Wonoarum, Kabupaten Tuban

Di dalam Goa Wonoarum diyakini tersimpan harta karun gaib. Namun sepasana mahluk gaib berujud naga dengan setia menjaganya. Diperlukan lobi khusus agar sepasang naga itu bersedia memberikan sedikit harta karun yang dijaganya.

Goa Wonoarum 1Kabupaten Tuban memang dikenal memiliki potensi wisata yang sangat besar. Selain hamparan pantainya yang membujur di sepanjang sisi utara wilayah kabupaten ini, gugusan pegunungan kapurnya juga menjadi potensi tersendiri. Sebab di dalamnya terdapat banyak goa yang menawarkan pemandangan yang eksotis. Dan salah satu goa yang terkenal adalah Goa Akbar.

Namun di Tuban tidak hanya ada Goa Akbar. Masih banyak goa-goa lain yang sampai saat ini masih belum tergali dan dikelola dengan baik sebagai obyek wisata. Kendala akses jalan menuju ke sana adalah salah satu penyebab masih banyaknya goa-goa yang belum dikelola.

Goa Wonoarum adalah salah satu goa yang sempat terabaikan. Ditemukan sekitar bulan Februari 2001, goa ini menjadi primadona pariwisata bagi masyarakat Desa Temandang, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, JawaTimur. Semua tak lepas dari eksotika yang ditawarkan oleh goa yang semula diberi nama Goa Sadhah.

Sadhah sendiri adalah pemilik tanah di mana goa ini berada. Dan proses penemuan goa ini sebenarnya terjadi secara tidak sengaja. Pada mulanya pegawai Sadhah sedang mencangkul ta­nah untuk persiapan menanam jagung. Namun kesibukannya mencangkul tanah yang cukup tandus itu terhalang sebongkah batu besar. Batu itupun kemudian berusaha dicongkelnya, tapi anehnya batu itu malah menggelinding ke dalam tanah. Akhirnya setelah diselidiki temyata batu tersebut menggelinding ke dalam sebuah goa yang indah dan masih alami dengan hiasan stalaktit dan stalakmitnya.

Goa WonoarumSebuah keanehan terjadi. Tak seperti umumnya goa yang kerap berbau kotoran kelelawar, goa temuan pegawai Sadhah temyata menebarkan bau harum. Bahkan saking harumnya, sampai-sampai menarik perhatian para pegawai Sadhah yang lain. Hingga kemu­dian mereka bergerombol un­tuk menyelidiki lorong goa itu.

Nama Sadhah diberikan karena goa ini berada di atas ta­nah milik petani jagung ini. Na­mun sayang, agaknya kekuatan gaib goa tersebut menolak menerima nama pemberian warga. Sebab setelah pemberian nama itu, Sadhah tiba-tiba jatuh sakit. Penyakitnya aneh, sehingga ti­dak ada satu dokterpun yang berhasil menyembuhkannya. Atas petunjuk dari orang pinter, Sadhah selanjutnya disuruh untuk datang dan menyepi di dalam goa untuk sekedar meditasi.

Sebuah petunjuk diperolehnya. Dalam meditasi yang dijalaninya itu, Sadhah seperti mendengar suara yang berupa wangsit dan mengatakan bahwa goa tersebut harus diberi nama Goa Wonoarum yang artinya hutan yang berbau harum. Akhirnya setelah nama Goa tersebut diganti, maka Pak Sadhah pun menjadi sembuh.

Harta Karun

Kabar penemuan goa segera menyebar ke seluruh penjuru Kota Tuban. Tiap hari kawasan Desa Temandang yang sebelumnya senantiasa terlihat sepi, berubah menjadi ramai. Sebab tak hanya warga Tuban saja yang datang, beberapa wisatawan asal luar kotapun banyak yang datang untuk sekedar melepas keingin tahuan mereka pada goa ini.

Dan kabar adanya nuansa gaib di balik penemuan goa ini, membuatnya banyak didatangi oleh orang-orang yang ingin menjalankan olah batin didalamnya. Biasanya orang-orang ini akan datang pada saat hari mulai gelap. Sambil membawa beberapa perlengkapan ritual, orang-orang ini akan berada di dalam goa sampai hari menjelang pagi.

“Saya tidak tahu apa yang dicari orang-orang itu, tapi dari kabar yang, beredar, katanya bisa memberikan petunjuk jalan rejeki. Makanya banyak juga yang mencoba peruntungan dengan mencari nomor togel,” ujar Supardi, warga Desa Temandang yang tinggal berdekatan dengan lokasi goa Kepada LIBERTY, Supardi juga mengatakan bahwa dari cerita beberapa orang yang pernah bertapa di dalamnya, konon di dalam goa itu ada sepasang naga yang diyakini sebagai penjaga gaib goa itu. Namun demi- kian, kedua naga itu tidak akan mengganggu siapapun yang datang asalkan keberadaannya tidak diusik.

Bahkan ada keyakinan bahwa naga itu akan mampu memberikan harta karun serta segala yang kita minta, asalkan kita juga mau memberikan apa yang menjadi keinginannya. Kambing kendit lengkap dengan sesaji nasi tumpeng dan jajan pasar serta bunga setaman adalah salah satu permintaan yang harus dipenuhi oleh para pelaku ritual, agar keinginannya tercapai.

Meski medan untuk mencapai goa ini terbilang cukup berat. Namun iming-iming yang dioberikan goa itu setidaknya cukup membuat masyarakat penasaran untuk datang. Selain untuk sekedar menikmati keindahan yang ditampilkannya. Harapan untuk mendapatkan harta karun dari sepasang naga juga menjadi faktor pendorong utama, masyarakat berkunjung ke goa ini. •K/@-6

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur:  LIBERTY,  21 – 30 APRIL 2013, hlm. 67-69

About Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to Goa Wonoarum, Kabupaten Tuban

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s