Pantai Suka Made, : Kabupaten Jember

Indahnya malam di Pantai Suka Made, Mengintip Penyu Raksasa Bertelur.

Jangan heran jika di Indonesia ada penyu raksasa yang setiap hari bisa dilihat. Panjang karapasnya lebih dari 120 cm, lebarnya lebih dari 100 em. Penyu raksasa di Pantai Sukamade itu lebih besar dari penyu yang ada di Kebun Binatang Surabaya atau di Jawa Timur Park, Batu. Memang langka, namun di pantai dalam wilayah Desa Sukamade, Keeamatan Tegaldlimo , Banyuwangi itu penyu raksasa kerap berhamburan mendekati pantai. Bagai tankampibi mendarat.ltulah fenomena alam pola kehidupan penyu sehari-hari. Mereka mendarat dipantai untuk meneari tempat menyimpan telurnya.

Masa birahi dan perkawinan penyu terjadi di laut. Penyu jantan tidak pernah kembali ke darat, hanya penyu betina yang kembali ke darat setelah meneapai umur seksual dewasa antara 30-50 tahun, untuk “sekadar” bertelur. Bayangkan, sekali bertelur bisa meneapai 200 butir, kemudian menetas dalam jangka waktu 55 hari. Setelah menetas, tukik (anak penyu) akan berusaha menggali pasir ke atas dan langsung menuju ke laut. “Navigasi” yang digunakan tukik agar meneapai laut adalah kaki lang it pada saat matahari terbit. Cahaya lampu mengganggu “navigasinya”, sehingga bukannya lari ke laut tetapi tersesat jauh ke daratan. Tukik yang tersesat biasanya akan mati kekeringan atau dimangsa predator.

Mengantisipasi hilangnya tukik, pihak Taman Nasional Meru Betiri biasanya mengambil tukik-tukik yang baru menetas disimpan dahulu dalam ember yang diberi pasir sampai kondisinya dianggap kuat untuk dilepas ke laut. Tukik dapat bertahan hidup selama 7 hari tanpa makan, karena memiliki eadangan makanan di dalam tubuhnya. Setela plasentanya menutup, petugas melepaskan tukik-tukik ke laut karena dianggap sudah kuat, dan eadangan makanan yang dimiliki tukik telah habis.

Jenis Penyu

Dari delapan jenis penyu yang terdapat di Indonesia, empat di antaranya mendarat di Pantai Sukamade. Empat jenis dimaksud meliputi penyu hijau (green turtle/Chelonia mydas) , penyu sisik (awksbill turtle/Eretmocheleys Imbricata) , penyu slengkrah (snapping turtle/Lepidochelys Olivaceae) , dan penyu blimbing (leather back turtle!Dermocheleys Coriiaceae) . Empat jenis penyu terse but merupakan satwa langka yang dilindungi.

Sesuai dengan namanya, penyu hijau tubuhnya berlemak dan dagingnya berwarna kehijau-hijauan . Panjang karapas meneapai 120 em, lebar 100 em. Tukik penyu hijau berwarna hitam dengan bagian bawah putih. Ukuran diametertelurnya rata-rata 3,4 em. Sedangkan penyu sisik, karapasnya tumpang tindih seperti genting. Diameter tubuh jarang melebihi 1 meter. Tukik-nya berwarna hitam dengan bagian bawah kehitaman. Diameter telur ratarata 2,5Cm.

Ukuran tubuh penyu slengkrah hamper sama dengan penyu sisik. Diameter telur rata-rata 8 em. Penyu blimbing agak berbeda dengan tiga jenis penyu tersebut. Pada perisai atas terdapat lima garis, sedangkan bawah (perut) enam garis. Di tengah dua garis yang rapat bersebelahan. Kaki tidak bereakar. Tukik-nya berwarna hitam dengan bagian bawah eoklat. Diameter telur rata-rata 5,15 em. Salah satu cara untuk membedakan jenis penyu, dapat dilihat dari pola jejaknya. Penyu hijau dan belimbing mempunyai pola jejak berlawanan, sedangkan penyu sisik dan slengkrah berpola berselingan.

Penyu termasuk jenis omnivore (pemakan segala). Pola makan penyu berubah seiring dengan perkembangan umur. Tukik memakan plankton di tengah tumpukan ganggang laut. Penyu muda akan mendekati pantai mencari makan. Pada penyu hijau, anakan bersifat karnivora (pemakan daging), setelah dewasa memakan ganggang dan daun bakau. Makanan utama penyu sisik adalah ikan dan udang . Ubur- ubur makanan utama penyu belimbing dan anakan penyu sisik, sehingga dagingnya mengandung racun. Penyu belimbing juga makan cumi-cumi, bulu babi, dan udang.

Sebaiknya Malam

Melihat penyu sebaiknya pada malam hari. Selain menikmati indahnya Pantai Sukamade menunggu dengan sabar kehadiran penyu. Penyu bertelur sekitar pukul 18.00 – 06.00. Proses bertelur berlangsung selama sekitar tiga jam. Penyu blimbing malah butuih waktu bertelur hampir empat jam. Melihat penyu bertelur harus hati-hati, jangan membawa senter, lentera, menyalakan api, atau merokok Pasalnya, membikin takut penyu bertelur.

Hal yang paling mengasyikan dinikmati adalah proses bertelurnya. Seperti berhenti sejenak di tepi pantai (batas air laut), melihat situasi sampai merasa aman. Mencari tempat yang cocok. Menggali lubang untuk tubuh dan lubang telur. Bertelur, kemudian menutup bekas lubang tubuh dan lubang telur, kemudian membuat sarang tiruan guna mengecoh pemangsa/predator. Setelah itu kembali ke laut.

Menuju Pantai Sukamade dapat ditempuh melalui dua jalur, yaitu dari Surabaya dan Denpasar. Surabaya-Jember (197 km) dengan kendaraan bus atau KA Jember-Jajag- Sanggar- Sarongan dengan angkutan kota. Namun di jalur Sarongan – Sukamade hanya bisa dilalui kendaraan pribadi jenis kanvas (jip) atau truk. Satusatunya angkotan umum ke Sukamade, berangkat dari Jajag dengan truk sekitar pk 13.00. Dari Sukamade pukul 07.00. Antisipasi bila musim hujan, jalur Sarongan-Sukamade menyeberangi enam sungai, meskipun tidak begitu dalam. Tantangan bertualang yang mengasyikan.

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur: 

About Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to Pantai Suka Made, : Kabupaten Jember

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s