Pantai Plengkung, Kabupaten Banyuwangi

Masyarakat Indonesia Patut merasa bangga memiliki pantai Plengkung. Objek wisata yang berada di kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Desa Kendalrejo, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur,  Kawasan wisata ini pernah sebagai tempat penyelenggaraan kejuaraan selancar profesional tingkat dunia (Wordl Profesional Surfing Championship).

Dipilihnya Plengkung, tentu melalui berbagai pertimbangan. Yang jelas, Plengkung memiliki kelebihan dibanding negara lain. Didasarkan pada keaslian alamnya, tipe ombaknya terbaik, pelayanan pelaksana even sangat memuaskan. Dan tak kalah pentingnya yang di negara lain sulit ditemukan, Hal ini bisa dibuktikan dengan diserahkannya tanda penghargaan The Best di tingkat Internasional dari pihak penyelenggara, Quiksilver Pro kepada Bupati Banyuwangi.

Memang, Plengkung adalah pantai yang masih alami karena terletak di tepi hutan yang dilindungi dengan panorama yang menakjubkan dan mengesankan. Di samping pantainya berpasir putih, deburan gelombangnya mencapai ketinggian 4 meter lebih, dan keunikannya satu-satunya di dunia gelombangnya menuju ke kiri serta pembentukannya secara onstan dan berlapis-lapis sampai 6 gelombang dengan mencapai kejauhan 2 km.

Awal Plengkung menjadi objek wisata berselancar yang kondang di dunia itu? Tahun 1972 seorang peselancar berkebangsaan Amerika Serikat bernama James Hymes sewaktu Dalam penerbangan dari Denpasar-Yogyakarta ia melihat buih-buih gelombang pada suatu tanjung atau teluk yang belum dikenalnya. Waktu penerbangan kembali di Denpasar, diamati lebih cermat letak buih-buih gelombang tersebut. Begitu tiba di Denpasar, ia memastikan di mana letak teluk itu di peta, yang kemudian diceritakannya penemuan itu kepada, teman-temannya yang merupakan peselancar profesional, yakni Abdul Latief (Hawaii), Tim Watts, dan Bill Leimbach (California).

Singkat cerita setelah  Plengkung diketemukan, Di akhir 1975, tercetus gagasan membentuk persatuan peselancar bernama Blambangan Surfing Club yang terealisasi pada tahun 1976. Sejak itulah Plengkung kedatangan tamu, Juni 1976, didatangkan kru televisi Amerika Serikat serta wartawan dari berbagai majalah surfing, mengikut sertakan beberapa peselancar dunia ke Plengkung. Untuk  memublikasi.  Plengkung dikenal dengan sebutan G-Lanel. kondang di dunia hingga kunjungan wisatawan dari tahun ke tahun semakin meningkat.

Catatan: Sujarwo (Pustakawan)

About Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to Pantai Plengkung, Kabupaten Banyuwangi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s